Tags
donghae, fanfic yoonhae, one-shot, SNSD, Super Junior, yoona, yoonhae
Genre : One-shot, Romantic Comedy
Rating : PG-15
Word Counts : 4,615
Note : Hi my fellow pyro!!! whhhee. Apa aku sudah membuat kalian menunggu terlalu lama?? hhhee. Maafkan aku!! Yeah, as you all know. Tugas kampus masih menyita waktu luangku, jadi aku belum bisa menyelesai ff sebelumnya. Jadi aku buat saja dulu beberapa one-shot atau drabble untuk kalian semua. Whhhee. Harap Maklum ya ^^
Cerita kali ini, hanyalah cerita ringan yang semoga saja kalian bisa mengerti dengan mudah karena memang ada beberapa cerita flashback dimana our YoonHae teringat pada masa-masa mereka pacaran. Kurasa bagi para readers yang sudah membaca ff sebelumnya sudah mengerti maksud dari ff berikut ini. hhhee
Happy Reading All!!!
The Sweetest One
Yoona x Donghae
Suara menderu-deru petir yang berkilatan masih saling beradu dengan gemuruh angin di tengah hujan deras di luar sana. Tempiasannya menerpa kaca jendela yang sudah tertutup. Jalanan yang beraspal pun semakin licin dan tampak air bergenang di sisi-sisi jalan yang berlubang. Rerumputan juga pepohonan pun tak kuasa, mereka pasrah saja membiarkan tiap tetesan air hujan terus mengguyur bumi.
Terdengar lagi suara gelak tawa seorang gadis yang sedang bercanda dengan kekasihnya. Mereka saling melempar bantal lalu memukul geram menggunakan beberapa boneka yang terpajang. Terus saja mereka saling melempar guyonan untuk menambahkan kehangatan di udara dingin yang begitu membekukan.
“Yoong, hentikan!!” Donghae sambil memegangi perih perutnya yang sakit. Ia terkapar tak berdaya di atas sopa panjang setelah berhasil dikalahkan Yoona yang begitu perkasa.
“Aish . . . Hwae Oppa. Begitu saja kau kalah, dasar pengecut!” Ejek Yoona seraya berkacak pinggang dengan ekspresi wajah merendahkan.
Donghae pun kembali kesal dibuatnya, Ia bergegas bangun dan segera ditariknya tangan gadis itu dengan kasar lalu dicengkramnya kedua pundak Yoona.
“Ya … Oppa!!” Yoona coba berontak, tapi kekuatannya tak sebanding dengan laki-laki itu.
Donghae pun segera menghempaskan tubuh Yoona ke atas sopa. “Door!!! Kau kalah.” Serunya penuh kemenangan seraya mengarahkan jempol dan telunjuk yang tampak seperti pistol ke kening gadis itu.
“Aish . . . kau curang!!!” Yoona tak terima.
“Bagaimana pun kau harus membelikan aku Stawberry Cheese Cake sekarang juga!!!” Donghae dengan nada perintah yang terdengar sedikit memaksa.
“Tapi di luar hujannya sangat deras.” Yoona menolak mentah-mentah lalu bangkit dan duduk bersandar dengan raut wajah cemberut.
“Benar juga. Nanti kau sakit lagi seperti waktu itu.” Donghae mengiyakan lalu mengikuti jejak Yoona dengan duduk disamping gadis itu sambil menghadap ke jendela yang kacanya blur, kabur karena tertutup embun air hujan.
“Lalu bagaimana sekarang?” Tanya Yoona sambil menolehkan kepala ke arah Donghae yang masih meluruskan pandangannya.
“Sekarang . . .” Donghae tiba-tiba saja menggelitiki pinggang Yoona.
“Oppa!!!” Yoona meronta-ronta meminta agar laki-laki itu berhenti bercanda. “Hentikan!!!” Pintanya segera.
“Maafkan aku! Tapi kau harus tetap membelinya.” Donghae masih dengan raut wajahnya yang tegas.
“Hwae Oppa, bagaimana mungkin kau bisa sangat menyebalkan seperti ini.” Yoona mendengus kesal, wajahnya pun kembali cemberut. Tiba-tiba matanya pun segera diperbesar, raut wajahnya kembali berubah pilu minta dikasihani, persis seperti seekor kucing yang memohon kasih. “Nanti, tunggu sampai hujan reda saja. Bagaimana?” Nada bicaranya berubah lembut.
“Aish . . . Baiklah-baiklah.” Donghae pun akhirnya luluh. “Tapi kalau hujan reda, kau harus membelikan dua potong ukuran jumbo kue Strawberry Cheese Cake-nya. Kau paham?” Ia menambahkan permintaannya..
“Ne!!!” Yoona lekas tersentak.
“Sekarang berbaringlah!!!” Donghae tanpa berbasi-basi segera menarik bahu Yoona, lalu membaringkan gadis itu di pangkuannya.
“Apa-apaan ini!!” Yoona kembali coba berontak namun tak bisa.
“Tidurlah!!!” Suara Donghae yang sengau terdengar serak. “Tunggu sampai langit kembali cerah dengan menampakkan sinarnya yang terang. Tunggu sampai tak ada lagi awan mendung yang abu-abu, awan yang membuat hati semakin kelabu.” Tambahnya lagi dengan beberapa patah kata yang langsung membungkam mulut Yoona agar tak terus bicara.
Yoona pun membisu sambil berbaring di pangkuan kekasihnya, dibiarkannya laki-laki itu mengusap kepala juga membelai lembut rambutnya. Perlahan matanya pun terpejam, Ia mulai terlena. Kedamaian juga ketentraman menyelimutinya dalam kehangatan, rasanya tak ingin beranjak dari waktu yang seakan berhenti itu.
“Aku pasti akan sangat merindukan hari ini, hari dimana hanya ada kau dan aku berdua di sebuah tempat yang tak seorang pun bisa menemukannya. Sebuah tempat dimana kita bisa menyirami cinta ini dengan kasih sayang lalu membuat tumbuh subur dan bersemi. Kita memang sudah seharusnya bersama seperti ini, Aku dan kau memang sudah ditakdirkan bersatu dalam ikatan ini.” Desis Donghae pada Yoona yang sudah tertidur pulas. Ia pun menunduk lalu melesatkan kecupan di kening gadis itu barang sejenak, ditariknya napas sedalam mungkin. Lalu beralih dengan mencium kedua mata yang tertutup oleh kelopak itu. “Sekalipun akhirnya tidak seperti yang kita rencanakan. Tapi satu hal yang harus kau tahu, kau akan selalu menjadi kisah termanis dalam buku cerita kehidupanku.”
Bisikan-bisikan mesra itu selalu terniang di dalam pikirannya. Terdengar suara i-phone yang bergetar dan terus menjerit di atas meja membuyarkan imajinasi, Yoona yang terlelap pun terbangun dibuatnya. Ia segera membelalakkan mata yang masih begitu berat untuk dibuka. Beberapa kali Ia membiarkan mulutnya menguap, lalu duduk sebentar untuk membaca pesan singkat yang baru masuk. “Yoona. Jangan lupa hari ini ada pemotretan. Cepatlah bangun dan mandi!! Jangan terlambat!!!” Ia pun menghela napasnya sambil memegangi kepalanya yang pusing.
“Pemotretan lagi!!!” Desahnya. Napas pun kembali dihela, “Apa tidak bisa sehari saja aku bersantai.” Leher pun dilenggokkan beberapa kali untuk melonggarkan otot-ototnya yang kaku. Ia terpekik lalu bergegas bangun melihat hujan yang sudah reda. “Ah benar juga. Hwae Oppa!! Aku harus segera membelikan kue untuknya.”
Segera dipasangnya blazer merah dari bahan rajutan benar wol, namun langkahnya kembali terhenti saat tersadar bahwa laki-laki itu hanyalah halusinasi yang tadi menyelinap di dalam tidurnya yang nyenyak untuk menemani mimpi indah yang tak menjelma menjadi nyata. Tubuh kembali dihempaskannya ke atas sopa, raut wajah yang tadi bersemangat sekejap berubah lesu tak bergairah. Napas berat kembali didesah, “Sudah satu minggu ini aku dan Hwae Oppa berpisah, tapi kerelaan masih tak merestui keputusan yang kami ambil. Aku masih ingin dia yang membelaiku lalu menyanyikan lagu nina bobo penghantar tidurku.” Batinnya dengan penuh harapan. Hatinya pun kembali terasa perih, mengingat orang itu sudah bukan bagian dari corak yang memberi warna di kehidupannya lagi.
♥ ♥ ♥
Dengan mengenakan casual t-shirt berwarna abu-abu ditutupi kemeja kotak-kotak berwarna hitam yang kancingnya terbuka dan celana pendek bawah lutut. Laki-laki itu pun berbaring dengan santai menggunakan lengannya sebagai bantal, di atas kursi malas yang biasa digunakan untuk berjemur di pinggiran kolam berenang. Matanya yang ditutupi sunglasses pun tampak terlindung dari sinar terik sang mentari di sore hari. Sungguh sebuah musim panas yang tenang di tengah sibuknya kegiatan namun penuh dengan kehampaan.
“Bagiku matahari sesungguhnya itu adalah Dia.” Donghae teringat pada kalimat puitis yang diselipkannya di dalam surat, surat yang ditulisnya sebagai hadiah ulang tahun untuk sang kekasih. “Apa rusa bisa berenang? Karena sebagai ikan aku akan berenang sedalam mungkin di lautan, jadi kumpulan temanmu itu tak akan bisa menangkapku.” Kalimat lain yang terucap dari bibir manisnya pun ikut bermunculan di benak. “Kalau begitu sepulangnya ke Korea nanti kau harus mengajariku berenang, dengan begitu kemana pun kau pergi aku pasti akan menangkapmu.” Nada bicara Yoona yang manja pun masih membekas di memori kepalanya, Ia tak bisa lupa pada permintaan sang pujaan hati yang meminta untuk diajari berenang.
Kilas balik di masa lampau pun singgah untuk kembali mengusiknya. Disana Ia hanya dengan mengenakan celana renang yang ketat masuk ke dalam kolam, langsung memberikan aba-aba pada sang gadis yang sudah bersiap dengan gagah berani coba menaklukkan air di kolam.
“Kau sudah siap?” Donghae coba memastikan keadaan sang kekasih yang tampak masih gemetar.
“Tunggu dulu, Oppa!!!” Yoona sedikit ragu, tangannya terus berpegang erat pada tangan Donghae. Ia pun memajukan kakinya beberapa langkah untuk menuju ke tengah.
“Ya, Im Yoona!!! Dalamnya kolam ini hanya setinggi bahumu, tapi kau masih takut?” Donghae dengan nada mengejek.
“Tentu saja tidak!!!” Bantah Yoona segera dengan suara tinggi. “Hanya saja, aku masih belum begitu terbiasa.” Jelasnya coba bergeming.
“Aish . . . katakan saja kalau kau takut. Aku bisa memakluminya.” Sahut Donghae lagi masih dengan nada bicara yang sama diiringi tawa merendahkan.
“Aku tidak takut!!!” Tegas Yoona namun jari-jemarinya terus berpegang teguh pada genggaman tangan Donghae.
“Kalau begitu, ayo cepat berenang!!!” Perintah Donghae.
“Oppa tidak akan melepaskanku, bukan?” Giliran Yoona yang memastikan bahwa kekasihnya itu akan selalu menjaganya.
“Pasti. Aku akan selalu mengawasimu.” Donghae tanpa berbasa-basi.
“Baiklah.” Namun Yoona masih tampak ragu. “Satu, dua . . .” Ia coba mengapungkan tubuhnya lalu menggerakkan kakinya.
Tanpa pikir panjang, Donghae segera menarik tangan gadis itu. Membantu Yoona untuk bergerak maju, “Wah kau cepat sekali belajarnya. Sebentar lagi kau pasti bisa berenang.” Ia pun terus memuji sang kekasih agar semakin bersemangat.
“Aku bisa Oppa!!!” Teriaknya kegirangan saat perlahan tubuhnya bergerak ke depan.
Tanpa ragu Donghae pun melepaskan pegangannya dan menjauh, membiarkan gadis itu dengan kekuatannya sendiri coba mengalahkan ketakutannya pada air. “Bagus!! Bagus!! Yoong, semangat!!!” Ia seraya mengarahkan kepalan tangan dengan senyum melebar pada gadis itu.
Tiba-tiba Yoona terhenti tepat di pusat kolam yang tampak lebih dalam, Ia tampak lemas dan tak bisa bernapas. Sesak seperti beberapa buah batako tengah menghimpit rongga dadanya dan menutup udara masuk ke dalam tubuhnya. Kakinya pun terasa keram dan tak lagi bisa di gerakkan, “Hwae Oppa!! Hwae Oppa!!” Gadis itu hilang keseimbangan.
“Yoong!!” Donghae dengan sigap lekas berenang secepat mungkin untuk menyelamatkan pemilik separuh nyawanya. Halusinasi itu pun mengontrol hati dan pikirannya untuk terus berada di dunia fantasi. Ia lekas bangkit dari rebahan, lalu bergegas melepaskan kemeja dan kacamatanya. Tanpa segan Ia segera menceburkan diri ke dalam kolam yang airnya tampak tenang. Jiwanya masih tak sadar, khayalannya masih tentang Yoona yang hampir tenggelam. Ia juga tak menggubris Siwon yang tampak bingung melihat temannya itu berenang mengenakan t-shirt lengkap dengan celana pendeknya.
“Donghae!! Ada apa?” Siwon beberapa kali coba mempertanyakan tingkah aneh laki-laki itu.
Donghae yang sudah berada di dalam kolam pun lekas tersadar bahwa semua itu hanyalah imajinasinya. Tak ada sosok Yoona yang ditemukannya, yang ada hanyalah kekosongan dari air yang mulai keruh karena ulahnya. Ia pun mendengus tak percaya, lalu tertawa mengejek dirinya sendiri. “Ada apa denganku?” Batinnya, kemudian berbalik arah untuk menepi. Ia pun segera naik dan duduk sejenak dengan baju yang basah. Napasnya yang terengah-engah, coba diatur agar tak tersengal-sengal lagi.
Siwon pun tampak khawatir, Ia lekas naik menggunakan tangga di sisi kolam lalu menghampiri laki-laki itu. “Donghae!!! Kau baik-baik saja, bukan?” Ia begitu cemas.
Donghae hanya menyahut dengan senyuman yang terlihat sedikit perih. “Aku masih tak tahu bagaimana melupakannya? Bayangannya terus saja mengikuti kemana pun aku pergi.” Ungkapnya.
Siwon hanya mengernyitkan kening lalu mengangkat kedua alisnya. Perlahan Ia pun berhasil menangkap makna dari mimik wajah Donghae yang putus asa. Ditepuknya segera pundak laki-laki itu beberapa kali, karena hanya itu yang bisa dilakukannya. Ia tidak tahu nasehat seperti apa yang harus diberikan. Hanya pasangan kekasih itu sendiri yang bisa menyelesaikannya masalah yang tengah menimpa keduanya.
♥ ♥ ♥
“Kudengar Donghae hyung akan kembali ke Korea hari ini. Benarkah itu?” Kyuhyun membuka obrolan ringannya seraya melewati lorong koridor bersama dengan beberapa member lain. Ia pun kembali meminum jus menggunakan sedotan dari gelas plastic di genggaman tangannya.
Ryeowook segera mengangguk untuk mengiyakan, “Oh . . . Mungkin nanti siang Dia baru tiba di bandara.” Sambungnya sambil terus melangkahkan kaki maju.
“Bukankah Dia sedang sakit? Kenapa harus memaksakan diri untuk pulang?” Kyuhyun tampak cemas.
“Akhir-akhir ini kondisi tubuhnya memang sedikit menurun, tapi sekarang dia sudah baikan. Jadi tak perlu khawatir!” Heechul sambil menepuk pundak member termuda di group-nya itu.
“Wah, berarti kita harus menunggu sekitar 2 sampai 3 jam lagi untuk rekaman.” Sungmin menggerutu.
“Kurasa kita bisa memanfaatkan waktu itu untuk berlatih vocal dan menghapal lyric lagunya.” Ryeowook langsung menyambar dengan memberikan beberapa ide cemerlangnya.
“Ah benar juga. Kebetulan Yesung Hyung juga belum datang.” Sungmin sambil melirik ke arah jarum jam di tangannya, Ia pun setuju untuk bersabar menunggu kedatangan member lain yang belum juga menampakkan batang hidung mereka.
“Ayo!!!” Leeteuk yang begitu bersemangat lekas mempersilahkan para member-nya itu untuk masuk ke dapur rekaman.
Mereka pun lekas membungkuk untuk memberikan salam pada orang-orang yang sudah lebih dulu berada disana.
Tampak dari balik dinding persimpangan koridor, Yoona yang sempat terhenti dan bersembunyi untuk menguping pembicaraan para seniornya itu. Raut wajahnya pun berubah maras, Ia tak tega mendengar kondisi sang mantan kekasih yang sedang sakit. “Aish . . . Hwae Oppa!! Apa mungkin karena perbedaan iklim cuaca antara Seoul dan Taiwan, itu sebabnya Dia sakit.” Terkanya sambil mengetukkan jari telunjuk di dagunya. “Apa sebaiknya aku membelikannya obat atau vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh?” Ia bergegas beranjak dari lantai 4 itu, lalu berjalan menuju lift dan lekas masuk ke dalamnya. “Tapi bagaimana memberikannya? Aku tidak mungkin menyerahkannya secara langsung, meminta bantuan dari yang lain juga hanya akan merendahkan harga diriku saja.” Pikirnya selama berada di ruang sempit yang terus bergerak ke bawah. “Kalau memberikannya secara diam-diam, Hwae Oppa pasti akan berpikir dua kali untuk meminumnya.”
“Ah . . .” Ia menjentikkan jarinya saat mendapatkan. “Mungkin sebaiknya aku ke ruang kostum dulu.” Tawa kecil pun menghiasi wajahnya sambil melenggang dengan penuh percaya diri di lantai 2.
Gadis itu pun tak menaruh rasa peduli pada orang-orang yang berpapasan dan menyapanya. Ia tetap saja pada rencana-rencana yang terus disusun dan menyibukkan pikirannya.
♥ ♥ ♥
Ditempelkannya tahi lalat palsu di pipi dekat bibir, rambutnya pun dibuat keriting. Wajahnya dilapisi bedak berwarna agak kecoklatan agar tampak sedikit berkerut dan terlihat tua, lipstick berwarna merah tebal menghiasi bibir mungilnya. Lekas dipasangnya jaket berwarna abu-abu kehitaman juga celana ketat hitam sepanjang lutut untuk menutupi kakinya..
Ia segera berdiri sejenak di depan cermin sambil melihat penyamaran hasil karyanya sendiri. Senyum lebar merekah, menggambarkan kepuasan. “Apa benar ini aku?” Ia tak percaya melihat sosoknya yang terpantul di cermin. “Aku benar-benar terlihat seperti Ahjumma genit yang biasa mengundang para gigolo untuk datang ke rumah.” Ejek gadis itu pada penampilannya yang berubah dalam sekejap. “Ah . . . Sudahlah. Aku tidak peduli, setidaknya aku harus memberikan obat-obatan itu untuk Hwae Oppa tersayang.” Ucapnya senang. “Sebaiknya aku ke Toko Obat dulu.” Ia bergegas lalu memasang tas ransel, tak lupa juga untuk menyematkan jepitan berwarna merah untuk menghiasi rambutnya.
Kakinya kembali dilenggangkan keluar dari ruang kostum, beberapa member hampir tak mengenalinya.
“Im Yoona!!!” Panggil Yuri. “Apa yang kau lakukan dengan rambut juga baju macam apa ini?” Tanyanya dengan raut wajah jijik.
“Ah tidak apa-apa. Kebetulan aku ingin pergi keluar dulu sebentar.” Yoona begitu terburu-buru.
“Ya, tapi . . . kenapa harus berpakaian seperti itu?” Yuri terus menghujani Yoona dengan pertanyaan-pertanyaan.
“Baiklah, Eonni. Sampai jumpa lagi saat makan siang.” Akhirnya lalu berlari menuruni tangga darurat untuk menghindar dari orang-orang yang mulai curiga akan tingkahnya.
“Yoona!!!” Panggil Tiffany yang ikut tercengang. “Kenapa Dia berdandan aneh seperti itu?” Tanyanya penasaran pada Yuri yang masih berdiri di sisi koridor.
Yuri hanya berkedik untuk menyatakan ketidaktahuannya. “Entahlah.” Sahutnya singkat.
Lalu raut wajah keduanya pun hanya bisa memandang heran pada sikap salah satu member yang tak seperti biasa.
♥ ♥ ♥
“Aish . . . aku bingung. Sebenarnya Hwae Oppa sedang sakit apa? Tidak mungkin aku membelikan sembarang obat untuknya.” Gumam Yoona pada dirinya sendiri. Sambil mengigit bibir, otaknya pun mulai bekerja menentukan obat yang harus dimasukkan ke dalam list belanja. “Ah . . kubelikan saja vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.” Ia semakin bersemangat.
“Apa ada yang bisa aku bantu Nona?” Tanya salah satu penjaga toko yang tengah melayaninya.
“Oh itu, bisa kau berikan aku beberapa botol Vitamin atau Syrup untuk menjaga daya tahan tubuh?” Yoona tampak ragu.
“Oh . . . biasanya vitamin dengan merk apa yang Anda beli?”
“Aku sendiri tidak begitu ingat.” Yoona tertawa lirih.
“Oh baiklah . . . aku mengerti.” Gadis yang tampak sebaya dengannya itu pun lekas menyarankan vitamin dari merk-merk terkenal yang biasanya sangat laku dan selalu habis terjual. Tanpa segan Ia segera memasukkan beberapa botol vitamin juga yang berbentuk tablet bungkus ke dalam tas kertas. “Ini!!” Ucapnya seraya menyerahkan bungkusan itu.
“Berapa semuanya?” Tanya Yoona bergegas.
“15,500 Won.”
“Oh . . . ini.” Yoona lalu mengeluarkan uang dari dalam dompetnya. “Terimakasih.” Akhirnya dan segera beranjak dari hadapan gadis penjaga toko itu.
“Nona, tunggu!!!” Gadis itu mulai curiga pada sikap gegabah Yoona, Ia mulai mengingat wajah sang Idola yang tak asing menurutnya.
Yoona pun berbalik untuk memastikan semuanya baik-baik saja. “Ada apa?” Ia kembali mengubah cara bicaranya agar terdengar seperti Ahjumma.
“Sepertinya aku salah mengenali orang.” Gadis itu mengurungkan niatnya untuk terus mengorek dan mengurangi rasa penasarannya.
“Oh . . . kalau begitu sekali lagi terimakasih.” Yoona lekas menarik pintu lalu berlari keluar. Ia pun menghela napasnya sekejap sesampainya di teras depan toko. “Hampir saja.” Batinnya lega. “ Aish . . . aku harus segera ke bandara untuk memberikan ini langsung pada Hwae Oppa.” Ucapnya lagi lalu berlari sekencang-kencangnya menuju halte bis terdekat.
Masih dengan penyamarannya yang seperti seorang Ahjumma dengan dandanan yang aneh dan tampak sedikit genit, Ia pun duduk di dalam bis yang mulai melaju di jalan raya. Tak seorang pun yang mengenali sosoknya atau pun menaruh curiga pada penampilannya yang sedikit berbeda. Disandarkannya punggung sejenak untuk menghilangkan rasa penat, “Hwae Oppa, tunggu aku!!” Serunya dalam hati lalu tersenyum centil seperti anak kecil.
♥ ♥ ♥
Beberapa fans yang sudah menunggu sedari tadi untuk menyambut kedatangan sang idola pun lekas bergerumbung sesaat setelah orang yang dipuja-puja itu tiba di tanah air tercinta. Seperti biasa mereka berjejal lalu memberikan beberapa hadiah juga surat penggemar, beberapa diantara mereka juga menyempatkan diri untuk mengambil photo dari tiap langkah yang dibuat oleh Donghae.
Laki-laki itu pun melambaikan tangan dan tersenyum manis untuk menyapa para fans setia yang selalu ada untuk memberikannya dukungan. Sesekali dibenarkannya posisi topi hitam yang dikenakan untuk menutupi rambutnya yang pirang, tak lupa juga Ia menyingsing lengan kemeja yang panjang untuk memudahkannya bergerak.
Berdiri diantara para fans yang semakin menggila itu seorang gadis yang tampak seperti perawan tua dengan rambut keriting dan tahi lalat palsu yang menempel di pipi juga jaket tebal, persis seperti orang udik yang sangat kampungan. Ia ketinggalan di belakang dan tak dapat menerobos ke depan, terlebih beberapa bodyguard coba menghalangi. “Apa yang harus aku lakukan? Kalau berhadapan langsung, Hwae Oppa pasti akan mengenaliku.” Ucapnya yakin. “Aish . . . seharusnya ini bisa jadi kesempatan baik untukku menyerahkan bingkisan ini, setelah itu langsung kabur dari hadapannya. Sama seperti yang lain, tapi . .” Napas kembali dihela beberapa kali, lalu terdiam sejenak membiarkan Donghae berlalu menuju pintu keluar utama.
Matanya pun lekas beralih pada seorang anak kecil yang tengah duduk di bangku panjang sambil mengemot permen lollipop. Ia segera berlari kecil untuk menghampiri gadis itu, “Dongsaeng!!” Yoona dengan suaranya yang lembut memanggil anak itu.
Anak kecil itu pun lekas mendongak, keningnya dikernyitkan dan raut wajahnya penuh tanya. Ia tak juga menjawab, hanya memandang penuh keheranan pada orang asing yang tengah mencoba akrab dengannya.
“Apa bisa kau menolongku? Bantu aku memberikan bingkisan ini pada laki-laki itu.” Yoona sambil mengarahkan telunjuknya pada Donghae yang masih pada hentakan kakinya menuju mobil.
“Imbalan apa yang akan kau berikan untukku?” Tanya gadis kecil itu sinis.
“Aku akan memberikanmu permen yang banyak, atau ice cream, boneka, coklat.” Yoona terdengar ragu.
“Tapi sebentar lagi aku akan berangkat ke Singapura. Jadi Ahjumma tidak akan sempat membelikanku semua itu.” Jelas sang gadis yang masih duduk sambil mengayunkan kakinya.
“Ah . . . benarkah? Sayang sekali.” Yoona mulai putus asa.
Gadis kecil itu pun mulai tertarik pada jepitan rambut yang dipakai Yoona, “Bagaimana kalau jepitan merah itu saja?” Ia membuat penawaran lain.
“Jadi kau ingin jepitan merah ini?” Yoona lekas melepas jepitan yang tadi menghiasi rambutnya.
Gadis itu pun mengangguk.
“Baiklah. Tapi berikan ini pada laki-laki itu, okay?” Yoona kembali bersemangat.
Gadis itu pun segera turun dari bangkunya lalu mengangguk menandakan Ia setuju.
“Anak baik.” Yoona tersenyum sambil mengusap kepala gadis kecil itu. “Kalau begitu aku berikan ini untukmu.” Ia pun tanpa segan memberikan salah satu jepitan rambut yang biasa selalu dipinjamkannya pada Donghae.
“Terimakasih Ahjumma.” Gadis yang tadi begitu sinis sekejap berubah manis.
“Aku juga sangat berterimakasih padamu. Jangan lupa untuk sampaikan padanya agar selalu menjaga kesehatannya.” Akhir Yoona lalu kembali meluruskan pinggangnya yang bungkuk dan memperhatikan gadis kecil yang mulai berlari dengan cepat untuk menghampiri Donghae yang hampir saja masuk ke dalam mobil.
“Ahjussi!!!” Panggil gadis kecil itu dengan lugunya. “Untukmu dari seorang Ahjumma di sana.” Ucap gadis itu sambil menunjuk ke arah Yoona yang segera membalikkan punggungnya agar tak ketahuan.
“Oh, terimakasih.” Sambut Donghae hangat.
“Oh ya satu lagi.” Gadis itu teringat pada pesan Yoona. “Jagalah selalu kesehatanmu!!!” Tambahnya lagi.
Donghae pun sekilas teringat pada kata-kata yang selalu diucapkan Yoona padanya. Perhatiannya juga beralih pada jepitan rambut yang sudah tak asing lagi itu. “Dongsaeng!!” Panggil Donghae dengan cepat untuk mencegah gadis kecil yang ingin beranjak dari hadapannya itu.
“Aku punya sekotak kue coklat, apa kau mau menukar jepitan rambutmu itu dengan kue coklat-ku?” Tawar Donghae dengan merautkan wajah polosnya.
“Kue coklat?? Apa kuenya sangat banyak?” Gadis yang tak tahu apa-apa itu tampak tertarik.
“Tentu.” Donghae sambil mengangguk.
“Baiklah!!!” Gadis itu tanpa ragu melepaskan jepitan rambut yang baru diperolehnya.
Donghae pun memberikan sekotak kue coklat pada sang gadis kecil yang bergegas berlari untuk kembali ke kursi tunggu dimana disana sang Ibu mulai sibuk mencari keberadaannya.
“Apa mungkin Yoona yang memberikan ini?” Pikirnya sambil memperhatikan bingkisan yang masih belum diketahui isinya itu. Ia pun lekas masuk ke dalam mobil lalu duduk santai dan tak lupa untuk kembali melambaikan tangan dengan penuh keramahan pada para fans yang juga memberikan banyak sekali bingkisan untuknya. Punggungnya segera disandarkan, sesaat setelah kaca mobil ditutup rapat. Diamatinya jepitan rambut yang terdapat inisial ‘Y’ di belakangnya. “Sepertinya itu memang kau Yoong.” Ucapnya yakin. Ia pun segera menengok ke dalam bingkisan special yang tadi didapatnya setiba di Korea. “Syrup Multivitamin juga obat tablet menurunkan deman, ditambah dua botol jus dingin.” Desisnya sambil mengernyitkan dahi. “Jadi kau masih sangat mengkhawatirkanku? Yoong, Yoong. Inilah salah satu alasan kenapa aku tak bisa berhenti untuk mencintaimu meskipun kita sudah tak seperti dulu lagi.” Kepalanya pun digelengkan sambil tertawa kecil mengetahui gadis itu masih menaruh simpati padanya.
♥ ♥ ♥
“Ayo semuanya tidur!!! Besok pagi-pagi sekali kita sudah harus terbang ke Jepang.” Perintah Taeyeon pada para member yang masih asyik dengan kegiatan mereka masing-masing di malam yang telah larut.
“Apa tidak bisa kita berangkatnya siang hari saja, eonni?” Tanya Seohyun yang tampak sangat lelah.
“Aish . . . Kau ini!!!” Taeyeon geram. “Kita tidak punya waktu lagi, malamnya kita harus segera tampil di salah satu stasion televisi disana. Kau paham?” Tegasnya sambil memberikan penjelasan untuk sebuah alasan.
“Huhf . . . Benar-benar sangat menyebalkan.” Gerutu mereka serentak.
Taeyeon pun hanya bisa menghela napas melihat tingkah para member yang cukup sulit untuk diatur. Sambil berkacak pinggang Ia kembali berteriak, “Ayo semuanya!! Cepat masuk kamar lalu tidur. Jadi stamina kalian sudah siap untuk menjalani aktivitas lainnya esok hari.” Namun Ia tak pernah lelah sedikit pun untuk menasehati.
Semua member pun lekas berjalan perlahan dengan raut wajah yang muram menuju kamar masing-masing. Sekejap ruang tengah tempat bersantai menonton televisi pun senyap dan tak ada lagi member yang berkeliaran disekitarnya.
“Apa Hwae Oppa sudah meminum obatnya?” Yoona sambil menggelembungkan pipinya lalu duduk di atas ranjang kemudian menarik selimut untuk menutupi tubuhnya. “Aish . . . semoga saja sudah. Aku benar-benar tidak bisa hidup tenang kalau belum tahu seperti apa keadaannya sekarang. Terakhir kali kulihat wajahnya memang sedikit pucat, meskipun tampak sangat bersemangat tapi kuyakin saat itu Dia benar-benar sangat lelah dan tidak dalam keadaan sehat.” Gumamnya seraya terus mencemaskan laki-laki itu.
Lampo neon putih segera dimatikan, cahayanya tergantikan oleh sinar remang-remang lampu hias. Yoona pun lekas memaksakan matanya untuk terpejam, tapi kegundahan masih saja menyelimuti hatinya yang tak tenang.
Di salah satu ruangan di Dorm Super Junior, duduk Donghae di kursi dengan kaki diletakkan di atas meja, pulpen di tangan kanan diketok-ketokkannya ke atas buku di tangan kiri. Bibirnya tampak dimonyongkan, kepalanya menengadah menatap plavon ruang musik. Ia masih enggan untuk beranjak dari lamunan yang mengganggu konsentrasinya.
“Jagalah Kesehatanmu, Oppa!” Kalimat itu selalu terniang juga sangat sering didengar dari para fansnya, tapi kalau terucap dari mulut Yoona terasa sangat berbeda karena disana terdapat sebuah ketulusan yang tak mengharapkan balasan.
Dihelanya napas dengan berat, lalu kaki pun diturunkan. Pulpen dan buku disingkirkan dari tangan, lalu jari-jarinya pun menekan sembarang tuts alat musik keyboard di hadapan. Kejenuhan merajahi benaknya, Ia sadar bahwa kerinduan mendalam tengah dirasakan. Perhatiannya pun kembali beralih pada sebotol jus jeruk, sekarang jus itu hanya tersisa setengah dari isi yang penuh sebelumnya. Ditengoknya kebelakang, ditemukannya Heechul yang tengah asyik bertwitter ria menggunakan laptop. “Ah . . . benar juga.” Ia sambil menjetikkan jari dan ekpressi wajahnya yang baru mendapat ide sama persis seperti Yoona, sang mantan yang masih dicintainya.
“Hyung!!” Donghae bangkit dari duduknya lalu dengan kertas dan pulpen berjalan mendekati Heechul.
“Ada apa?” Heechul ketus.
“Bisa bantu aku menggambar? Bukankah bakatmu dalam corat mencoret sangat bagus. Jadi, bantulah aku!! Bisa ‘kan?” Mohon Donghae.
“Memangnya apa yang ingin kau gambar?” Heechul mengalihkan perhatiannya sejenak untuk meladeni Donghae yang semakin bersemangat meskipun jam sudah menunjukkan pukul 12 malam.
Donghae lekas membisikkan sesuatu ke telinga Heechul.
“Ah . . . aku paham, aku paham!” Heechul berkali-kali menganggukkan kepalanya menandakan Ia mengerti akan permintaan sang dongsaeng.
“Terimakasih Hyung!!” Donghae segera memeluk sayang Heechul.
“Aish . . . sudahlah. Jangan berlebihan seperti ini.” Heechul tampak risih.
Donghae pun hanya mengakhirinya dengan senyum penuh kepuasan.
♥ ♥ ♥
Dengan headset yang menyumpal telinga dan menyumbat pendengarannya. Yoona yang saat itu hanya mengenakan casual t-shirt warna putih dan celana jeans biru, duduk santai di bangku panjang di ruangan yang tertutup oleh kaca-kaca bening agar terhindar dari fans yang mulai memadati bandara.
“Aku ingin pergi ke kamar kecil dulu sebentar.” Gadis itu mohon ijin sambil memanfaatkan waktu yang masih tersisa.
“Oh, silahkan!!” Sang manager pun mempersilahkan. “Jangan lama-lama!” Ia memperingatkan.
Beberapa pasang mata pun lekas tertuju ke arahnya, namun mereka tak begitu menaruh perhatian. Membiarkan Yoona berlalu begitu saja dari hadapan, lalu kembali fokus pada apa yang tengah dilakukan. Yuri kembali dengan novelnya, sementara Hyoyeon dan Sunny begitu asyik menonton video yang tersimpan di dalam laptop.
Yoona pun melangkah gontai dengan menundukkan kepalanya melewati beberapa bodyguard yang masih berjaga-jaga. Lalu keluar dari ruang tunggu yang khusus dipakai untuk para artis menunggu jam penerbangan mereka. Ia pun berjalan dengan santai tanpa harus khawatir pada orang-orang yang akan mengganggunya.
“Noona!!” Panggil seseorang dengan suara yang terdengar mungil dari arah belakang. Ia pun berbalik, ditemukannya seorang anak laki-laki yang tengah tersenyum lebar dan menghentikan kakinya untuk terus berlenggang.
“Ada apa?” Yoona dengan raut wajahnya yang sedikit bingung lalu membungkuk.
“Untukmu!!” Anak kecil itu menyerahkan selembar kertas yang dilipat dua dan dijepit menggunakan jepitan merah.
“Jepitan rambut ini, . . .” Ia coba menerka-nerka. “Bukankah . . . ini jepitan rambut milikku.” Ucapnya yakin.
Bocah itu pun segera berlari tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Yoona hanya bisa terdiam melongo memperhatikan sang anak kecil yang mulai menjauh dari pandangan dan lenyap dari penglihatan matanya.
Segera dibukanya kertas itu, Ia pun tersenyum mendapati hasil gambaran tangan replica dirinya yang tengah melakukan penyamaran dengan rambut keriting dan tahi lalat palsu. “Ini . . . Bagaimana mungkin?” Ia heran sekaligus gembira dan sedikit terharu, matanya pun mulai berkaca-kaca.“When I see your face. There’s not a thing that I would change. Cause you’re amazing.” Bacanya dalam hati. “Hwae Oppa, apa ini kau?” Kepalanya segera diarahkan kesana-kemari, matanya pun terus dilirikkan mencari keberadaan Donghae yang tak tertangkap olehnya.
“Menyamar menjadi sosok seperti apapun, kau akan selalu menjadi seorang Yoong yang sama dan tak ada satupun hal yang bisa merubah dirimu menjadi orang lain. Yoong, terimakasih.” Tulis Donghae dalam catatannya di bawah gambaran itu. Yoona pun tersenyum sumringah lalu melanjutkan langkahnya yang tertunda, dilihatnya lagi jepitan merah itu lalu dipasangnya untuk menghiasi rambut yang terurai.
Donghae yang dari tadi terus mengamati dari kejauhan pun segera berbalik arah untuk menjauh. Ia pun berdiri sejenak, membiarkan tangga escalator mengantarkannya turun menuju lantai dasar. Dengan kaca mata hitam, topi juga hoodie yang menutupi kepala. Ia pun berjalan dengan mantap melewati orang-orang yang memadati bandara. Kemudian earphone yang tadi melingkar di leher pun segera dipasangnya untuk kembali mendengarkan salah satu lagu favoritenya “Just The Way You Are by Bruno Mars”. Perlahan senyum merekah-rekah menghiasi tiap hentakkan kaki yang dibuatnya menuju mobil berwarna putih yang terparkir di luar sana.
Sejenak ingatannya kembali diputar balik untuk menerawang apa yang dilihatnya kemarin siang saat berada di mobil dalam perjalanan pulang menuju Dorm. Ditemukannya seorang gadis yang tengah berjalan di trotoar, membiarkan terik matahari musim panas menyengat kulit yang putih. Diamatinya dengan seksama postur tubuh gadis yang menurutnya sangat familiar itu. “Yoong, Im Yoona!! Kau kah itu?” Ia masih menerka-nerka. Tawa kecil pun lekas singgah di bibirnya, mendapati Yoona yang tengah menyamar seperti seorang Ahjumma. “Sepertinya itu memang kau.” Ucapnya lagi dengan sangat yakin lalu kembali tertawa melihat mantan kekasihnya itu tengah bertingkah konyol dengan rambut keriting, jaket tebal dan tahi lalat palsu serta dandanan yang mencolok seperti tante-tante genit.

Uhhhh yoonhae cepetan balikan dong…
EDIT
Tenang aja chingu, bentar lagi mereka pasti balikan. kkk
Thanks y buat commentnya
by Riana
Wkwkwkwkkw kocak” ,, aah sweet bgd ,, smoga mreka balikan
amiiiiiiiiiiin
EDIT
Selalu yang terbaik untuk our YoonHae
amen amen.
Thanks y buat commentnya dongsaeng
by Riana
Cinta Lama Belum Kelar ^_^
kok sekarang rumor yoonhae udah menyebar luas ya.. Ada yg suka, banyak juga yg gak suka.. Enakan dulu, sekarang jadi gak leluasa, agak takut ngomongin yoonhae, takut banyak yg gak sependapat..
EDIT
Cinta lama yang belum kelar dan tak akan pernah kelar. hhhee. It is our YH, we will never know what will happen.
Yupz, bener bngt ad yg setuju, ad juga yg enggak. Apalagi klo beda OTP, ribet bngt ngurusinnya.
Iya, aq aja skrg juga agak lebih brhati2 klo spazz d blog. takut ad yg marah. hhhee
thanks y buat commentnya chingu
by Riana
iyyah,,
ga rela yoonhae putuss,,
oh ya d blog tetangga bilang, ada tmannya yg sempat nnton SM Town in LA, dy bilaang YoonHae akrab bgt wktu di LA,, dan bilang jg Yoona duduk di pangkuan Donghae…
tp itu msih rumor, blum tau benarnya,, smoga aja it’s true !!
bguss ff nya,, YoonHaeeeeee forever,, satu lg d fb aq ikut komunitas pecinta YoonHae jg, tp hampir semuaa dari Philipine,, itu phyros bgt, fakta sekecil apapun tntg Yoonhae pasti d bahass… waahh salutt deh ma Yoonhae, udah menyebarkan virus gitu,, smoga Yoonhae msih langgeng..
EDIT
Tak ada satupun yang rela kalau mereka putus, dongsaeng.
Lagipula dari setiap hubungan pasti ada pasang surutnya. begitu jg ff yang eonni buat, so tenang aja masih akan ad lanjutan mnarik yg berkaitan dengan cerita2 seblumnya yg jg sdkit brhubungan dgn mereka yang berada di dunia nyata. hhhee Yups amen, our YoonHae langgeng smp kakek nenek.
Oh iya, q jg sering mampir k facebook. seneng bngt krn skrg YoonHae dmn2.
Mungkin krn bnyk org2 yg mulai mengetahui kisah keduanya itu sbbnya mreka jga jarak biar org2 gk curiga.
thanks y buat commentnya.
by Riana
aish….ayolah kembali seperti dulu…..aku bener-bener suka sama couple ini…Yoong memang tercipta untuk Hwae…Aku merestui kalian..jadi, jangan sungkan..ayo kalian bersama…aku pasti akan sangat bahagia…keh keh keh…
bener-bener gak rela mereka putus…eonnie…semoga itu cuma rumor saja, semoga mereka masih bersama.ohya, eonnie…aku nagih nih…dulu eonnie pernah janji biki fanficnya SiFany kaaaan???????????????
EDIT
semua YoonHae shipper sudah pastilah merestui YoonHae. So, keep supporting them!!!
Oh itu . . . eonni lupa. kkk mianhae.
Tapi tenang eonni lagi mikir2 dulu neh cerita yang seperti apa yang cocok untuk sifany.
sabar ya. hhhee
and thanks buat commentnya.
by Riana
eonnie….gimana caranya sampe reader onnie begitu banyak?? aku pengen…gak ada yang pernah mampir ke blog ku…aku juga pengen fanfic yang aku bikin ada yang komen…semangat!!! semangat!!! aku pasti bisa..pasti suatu saat blogku bisa banyak pengunjungnya..hehehe
EDIT
Wah eonni sendiri juga bingung, kenapa jadi banyak begini readernya.
hhhee mungkin krna YoonHae. kkk.
kebetulan kita semua berkumpul disini kan karena YoonHae. hheee.
mungkin Dongsaeng bisa mulai dengan mncr info2 menarik biar Blog dongsaeng bnyk yg mampir.
fighting!!!
by Riana
YoonHae! Aaah aku ketinggalan baca. Fanficnya kayak nyata eon sumpah ya aku sangat merestui kalo YoonHae sampai menikah. Gak bisa bayangin anaknya jadi gimana pasti ganteng/cantik pake banget kekeke~
Ayo eon buat fanfic yang banyak biar banyak yang suka YoonHae! ^^
EDIT
Wah sekarang kamu udah jadi pembaca setia ff eonni ya. senengnya, makin banyak aja reader ff eonni.
Jeongmal kamsahamnida ya dongsaeng..
Yupz amen moga aj entar akan ad moment dimana mereka menikah di dunia nyata bukan hanya d ff.
Udah pastilah anak mereka imut2 n mirip sm bapa ibunya. kkkk
thanks y sekali lagi buat comment-commentnya.
by Riana
YOONHAE,, i Miss You Are so much,, ayolah ada moment tentang kalian
EDIT
bentar lagi kan mereka bakalan ad event dimana SJ n SNSD termasuk di dalam list bintang tamu.
Moga aja disana ada sesuatu yg indah y yang terjadi. hhhee
thanks y buat commentnya
by Riana
Tiap kali aku bca FF ny eonni , aku slalu berharap . Mereka nyata ..
FF ny kren eonn ..
EDIT
Yupz, I hope so too. whhheee
thanks y buat commentnya.
by Riana
aaah ,, unnie akhir’a ff YoonHae nongol juga .
Terimakasih unnie karna dah mengobati rasa rinduku , kekke
Yoong unnie emang cuma buat Hae oppa , dan sebaliknya !!
Cepet” ke ada moment epic lagi tentang mereka …
aaaaaaaaaa…very very miss YoonHae :’)
YAALLAH satukanlah mereka berdua .. AMIIN ! Heheol juga .
Terimakasih unnie karna dah mengobati rasa rinduku , kekke
EDIT
YoonHae, kalau kita terlalu mengharapkan. Mereka pasti akan bersembunyi, tapi tanpa kita harapkan tiba-tiba saja terjadi sesuatu yg indah.
Semuanya memang selalu di luar dugaan, Dongsaeng. hhhee. Yupz, tapi sekali lagi moga aja ad moment yg epic y dlm wktu dekat ini. hhee
yupz they belong together, thanks y udh mw mampir and left a comment. hhhee
once again, thanks.
by Riana
asyiikk akhirnya ada juga ff yoonhae terbaru hohoho *lebay bgt ya hehe*
oh ya tdinya mau blg chingu tpi trnyata lbih tua saya jdi saya pnggil dongsaeng aja ya hehe
oh ya saeng ff yg beautiful symphoni blum ada lnjutannya, bkin lnjutannya dong, eon pnsaran tingkat akut nih hehe
EDIT
Welcome and happy reading eonni!!!
aku juga kadang bingung, tp trsrah aj klo mw manggil chingu ato dongsaeng. kkk
klo knalan d internet kdng emang sdkit susah y. hhhee. Gk pernah saling bertemu tp kebanykn dr qt memiliki kesamaan hobi yaitu spazz over KPOP esp YH. hheee
oh iya, itu masih dipending. krn ceritany yg agak sdkt rumit. Makany aq sndr agak sdkit bngung membuat jalan ceritanya. hhee
tp pasti akan aku lanjutin, tp mungkn gk skrg. hhhee. cz bntar lagi mw final. hhee
thanks y eonni buat commentnya.
by Riana
Eonn .. Eonn .
Niii nii . Aku ada kabar dr tmnku . Entah dr mana dy dapet kabar . Ktanya sih dr cyworldnya si gamekyu ,
Ktanay stelah koser smtwon di paris , hae oppa gk mau ngomong sama siapapun . Soalny dia sebel , si eunhyuk oppa ktanya lebih merhatiin kyuhyun .
Trs ktanya lagi pas hyuk ngobrol2 sama yoona tba2 hyeyon dteng . Tdnya aku smpet ngambil ksimpuan klo donghae oppa cmburu sma eunhyuk oppa . Soalny kta tmn ku , yg dluan nyapa itu si yoona . Mkny donghae oppa agak jutek2 gk menentu gt sama yoona . нϱнϱhϱ̮ .. Eonni udh tau ?? Bgitu dapet kabr ini aku jd menerka nerka sndiri eonn .
Wah, wah!!!
eonni baru denger neh info.
akhir2 ne klo diperhatikan sejak Hae sibuk shooting d luar negeri.
Hyuk emang jd lebih dekat sm KyuMin. Apalagi kan Hae orgnya sensitif, perasa banget.
Bisa jadi itu salah satu alasan kenapa dia jd suka org yg agak sdkit dingin wktu di SM Town paris.
Eonni sendiri jg baru sadar bahwa sangat bnyk media yang meliput SM Town paris, mulai dari majalah smp bbrp stasiun tv d Korea. Nah bisa jg kan gara2 itu our YoonHae jd menghindar.
Aish, Donghae org emang cepat bngt trsinggung kdng2. Apalagi klo org2 skitar pada cuekin dia. Oppa, OPPARRRRRRRRRR!!!
Ah …. moga YoonHae selalu satu saja. hhhee
Aahh selalu suka sm ff nya,berasa real banget
Lanjutkan terus yaa ff yoonhae
Proud to be pyro ^^
EDIT
Aku juga selalu suka sama semua readers yang menyempatkan diri untuk kasih comment. hhhhee
thanks y.
yupz always proud to be pyro.
fighting!!!
by Riana
Anyeong…
Aku reader baru disini
Hyeseung imnida
Aish seneng deh kalo baca ff donghae nya romantis gini
Tapi sedih juga bacanya cuma khayalan ternyata
Ah makin suka yoonhae couple
Ayo dong mereke bersatu lagiiiiii
Anyeong dongsaeng!!! hhhee
welcome to my blog!!!!
yupz sm kadang eonni yang nulisnya jg lupa klo semua ini hanya fanfic.
but yeah buat jadi kesenangan batin aja.
setidaknya dengan bbrp adegan romantis d ff, bisa buat kita semakin suka YoonHae kkkkk.
jangan lupa mampir lagi kesini ya.
let’s spazz together.
Wah eonni makasih bgd udah ngepost ff yg ini . .
tetep berharap klo mereka baik2 ja , , walopun blm ada tanda2ny . .
tetep semangat deh dukung yoonhae . .
EDIT
Yupz ttp dukung our YoonHae ya. kkk
semoga mereka selalu menjadi no.1
Thanks juga ya buat commentnya dongsaeng. hhhee
fighting!!
by Riana
unnie akhirnya ff yoonhae yang baru \^0^/
moga2 aja mereka masih ada hubungan aminnnnn
unnie kalo ada rumor2 ato kesamaan2 ttg yoonhae post lagi ya unn ^^
sengeng banget kalo udah bicara soal yoonhae………… *0*
kaya berasa reaaallllllllllll…kekekeke
EDIT
pasti dongsaeng,
kalo ada sesuatu yang baru ttg YOONHAE pasti eonni post.
kebetulan eonni lagi menyelidiki bbrp hal ini.
tp msh dlm batas teori-teori jg sich kkk
kbtuln msh blum ad info/rumor trbaru ttg kduanya.
kita liat entar aja ya. and thanks y buat commentnya
by Riana
annyeong.. aku reader baru, yg nyangkut ke blog ini.. hehe
lagi cari” ttg yoonhae ktemu deh ini blog..
agak gak rela jg c haeppa am yoona.. berhubung aku bias mereka berdua, jd fine” aja..
epep nya bagus chingu, pertahankan yo!!
oh iya salam kenalll
Hi too!!!
welcome new reader hhhee
kkkk, kenapa gk rela
YoonHae kan beautiful couple. kkkk
emang qm ELF or SONE or SONELF??? hhheee
aq sndr klo bukan sm Yoong, aq gk rela klo Hae sm yg lain … whhheee
nice to meet you too
jangan lupa mampir lagi ya. hheee
lbh ke ELF sihh eonni…^^ hehe
tp gara” ngeliat moment” yoonhae sama baca epep eonni jadi pyro juga nihh saya…
hahaha
sipp, bakalan mampir teruss ..keke~
yoonhae jjang~!! XD
EDIT
Selamat spazz tentang YoonHae ya
and always be pyro~
by Riana
Tdinya ya eonn . Aku sama tmn ku tu smpe bingung2 sendiri .
Trnyata pas yoona nyapa eunhyuk , yoona itu di tanyain sama eunhyuk , donghae oppa kmana . Trs tba2 si hyeyon dteng . Ngomong klo donghae sama siwon oppa . Hha ..
Yg jd prtanyaan nya , knp eunhyuk nanyanya sama yoona eonni yaa ? нϱнϱhϱ̮ .. Hayooo . Knp eonni ?
Huaaaa …
Prtanyaan itu sllu berlari lari di otakku . Hha ..
Wah!!! Wah!!!
Dongsaeng dapt neh info dari mana lagi???
bisa jadi pencerah neh buat para pyro lain yang lagi dalam kegalauan. hhhheee
itu dari SMTown Backstage ya??
kasih linknya dong.
eonni rada2 malas jalan d YT. abis jaringan internet d tempt eonni lelet banget huhuhu
aneh jg y knp jd HYUK nanyain Hae sm Yoong??? apa hubungannya coba, kecuali klo Yoong selalu tw dmn Hae berada. kkk ato mungkin krn mrka selalu bersama. hhhheee
onnie ff nya bagus banget..
aku kira yoong onnie emang beneran lagi becanda sama hae oppa gk tau nya cuma khayalan doang…
tapi aku suka kok..
onnie kalau ada info tentang hubungan mereka bagi” yah…
semoga mereka balikan lagi.amin.
EDIT
Yupz, kebetulan karena masih dalam masa-masa putusan.
Jadi ceritanya mereka teringat sama masa-masa indah dulu hhheee
sip, pasti kalo ad something new pasti eonni share. hhhee
thanks y buat commentnya.
by Riana
akhirnya ada lagi ff yoonhae.y! hehe….
rame rame! moga yoonhae cepet balikan laah #berharap
EDIT
Yupz, insya allah d ff berikutnya.
eonni bakal mengatur strategi baru biar our YoonHae balikan lagi. hhhee
thanks y buat commentnya.
by Riana
yeah lucu banget eon.. selalu suka yoonhae deh~ wish they are really real ahaha xDre really real ahaha xD
EDIT
Yupz I hope so too. hhhee
fighting!!!
Thanks y buat commentnya. hhhee
by Riana
Kta tmnku dia tau dr fan page gt .
Dia gk begitu menyelidiki .
Soalnya dia lebih suka EUNHAE couple .
Gk tau bener apa gk .
Cm nya ya yg aku blang wktu itu eonn .
Bgitu tau kabar itu aku lgsung ksh tau eonni .
Ad sumbernya gk dongsaeng,
biar entar eonni selidiki, hhheee.
aish, dia bukan pyro y. sayang bngt y.
thanks y udh ksh info.
kbtulan saat ini qt bnar-benar butuh YoonHae moment,kkk. sdkit clue jg gk p2. hhheee
onn, mian baru ngoment, hehe
laptop ag ge da masalah…
klo ngebaca ini aku menjadi punya harapan yg lebih besar ma yoonhae dimasa akan datang…
semoga yg terbaik yg akan terjadi.
amin
EDIT
Tidak apa-apa dongsaeng sayang, hhheee
btw laptop dongsaeng knp?? kna virus y??
Iya, disana memang masih ad secercah harapan untuk our YoonHae. So, keep supporting them. hhhee
fighting dongsaeng!!!
thanks y buat commentnya.
by Riana
waaaaaaaaaauuuuuuuuwwww so swiiiit…….
mungkin kayak gini ya mereka sekarang,, huhu tp trus balik lg,,
haha
satu sama lain saling butuhin,,
heuuuuhh dapet banged dah feelnya,,
hayo balikan balikan balikan,,
kerennn ceritanya^^
EDIT
kkk, maybe yes maybe no. kkk
aish, semoga mereka ttp langgeng aja.
lagipula ff ini hanya berdasarkan teoriku aja. tp tnang entar d ff berikutnya aku akan buat sesuatu yg menarik buat mereka.
thanks y buat commentnya
by Riana
first, thx to `megmonchaicha` utk infonya
(tp ko malah jd ingat HaeHyuk couple ya?)
—
Oppa~ biar yoona jd ahjumma kyk gitu, tp dia ttg “BEST YEOJYA” menurutmu kan? ne~ ^^ kkk~
—
eonnie..abis liat YouReMyDestiny jd ngebayangin Yoong+Hae bikin drama bareng
:D:D kkk~
ato kalo bisa di WGM~ “YOONHAE couple. The Best Couple Ever. bertahan selama 1 tahun lebih, sebuah perjalanan cinta yg manis dan indah untuk selalu diikuti”
—
last, EONNI AUTHOR DAEBAKK! d(^_^)b
EDIT
???
knp jadi teringat HaeHyuk couple dongsaeng?? hhhee, so random. kkk
Pastinya cz our Yoong is amazing. itulah sebabnya Hae tak bisa berpindah ke lain hati. kkk
kkk, kok bisa sama y, biasanya klo eonni nonton drama korea jga pasti ngebayangin our YoonHae yg jadi female and male leadnya kkk.
shipper sepertinya emang selalu memilki kebiasaan seperti ini y. whhheee
thanks y dongsaeng buat commentnya.
by Riana
wahh miss yoonhae so much , aku yakin mereka berdua sebenarnya masih dan akan selalu saling mencintai dan menyayangi satu sama lain ,ini hanya masalah waktu dan keadaan, suatu saat nanti mereka berdua pasti hidup bahagia selamanya hehehewahh miss yoonhae so much , aku yakin mereka berdua sebenarnya masih dan akan selalu saling mencintai dan menyayangi satu sama lain ,ini hanya masalah waktu dan keadaan, suatu saat nanti mereka berdua pasti hidup bahagia selamanya hehehe
Submitted on 2011/07/10 at 9:40 pm
Jadi inget kata-kata eonnie yg yoong not only belong to hae and hae not only belong to yoong but they belong together , begitu klo gasalah kata*nya kan eonn ?? Hehe
Oiya, ff nya daebak , klo baca ff eonnie tuh serasa kita liat langsung apa yg terjadi sm mereka berdua
Submitted on 2011/07/10 at 9:45 pm
berdoa moga* pas di acara 2011 Incheon Music Wave ada yoonhae moment amiiinnn , kalo gasalah SJ+SNSD ikutan yeahhh
))
EDIT
iya dongsaeng,
Yoong doesn’t belong to Hae, Hae doesn’t belong to Yoong only. But They belong together. kkk
Yupz, benar sekali. Bentar lagi mereka memang bakalan terlibat dalam satu event bersama.
Moga ad moment indah yg terjadi,
karena kita semua yakin, kalau berdua memang ditakdirkan bersama.
by Riana
waaaaahhhh rame nih….hehehe…
sedih bgt nie crita masa2 pisah yah???
hikz….nice ff…
tp pisahnya jgn lama2 yah.
hehehe
EDIT
Thanks ya buat commentnya and thanks juga udh mw mampir.
sip2, YoonHae kalo marahan gk lama kok. so tenang aj, mereka juga gk bkalan pisah lama2. hhee
by Riana
yoonhae jjang
salam kenal meti imnida 
Maaf baru coment.reader baru disini
Lanjuuuutttt
Hi Meti!!!
Selamat datang ya.
jangan lupa mampir lagi. ^^
happy really all my ff.
Annyeong. . . Putri imnida., aku udh beberapa kali baca FF d’sini, , tp blom kenalan nih ama authornya. .
Aku suka bgt FF yg eonni buat, , serasa nyata dan feelnya dpet bgt. .
Aku suka Yoonhae couple,krn aku rasa Hae oppa paling cocok ama Yoona eonni.
Eonni. . Boleh tau alamat Fb atau twitter nya gak? ? Biar kenal lbh deket. .
Soalnya aku msh minim info tentang Yoonhae couple. .
Gomawo
EDIT
Hai Putri!!!
Riana disini!!
Salam kenal ya ^__^
yups sama aku juga cuma bisa ship Hae sm Yoong doang. hhaa.
because they belong together.
follow twitter aj y entar mention eonni biar eonni followback. here ->
@HAEternal08
sering2 mampir kesini ya.
hhee
by Riana
Ya ampun ..
Biar pun hubungan mereka berakhir,,tetap aja so sweet ..
Suka bgt eonni ma cerita nya ..
Aku heran deh ma eonni ..
Dari sekian FF Yoonhae yg kubaca,,ending nya berbeda2 tapi tetep aja ada unsur romantis nya dan cara penggambaran nya berbeda2 ..
Daebak bgt tiap ide cerita nya ..
Nemu di mana eonni?