Tags

hae

Dia yang pintar juga pandai, seseorang bisa membuat orang lain senang, seseorang yang tidak memperlihatkan kesedihannya kepada siapapun, seseorang yang bisa membuat orang tenang dan betah saat berada disampingnya. Semua itu benar-benar tidak ada di diriku.

Oh, Okay di awal hubungan aku bisa saja tersenyum lalu menangguk-anggukkan kepala mendengar semua ceritamu. Tapi hari demi hari aku semakin bosan dan lelah kalau terus menerus sosok bayangan gadis itu terus kau selipkan dalam pembicaraan kita. Kau tahu? aku sudah mulai lelah dengan sikap juga sifatmu yang seperti itu. Aku tahu kau sudah coba untuk berubah, tapi kau tak pernah belajar untuk menjadi seseorang yang tidak seperti dulu lagi.

Membuat aku pun meragu kepada dirimu, sekarang pun aku benar-benar tidak siapa gerangan pemilik hatimu, nama yang terukir di sana sungguh sulit untuk kubaca.

Diputusi atau Memutusi? Diputusi, karena biasanya setiap kali aku memutusi seseorang. Penyesalan selalu menjadi hal yang paling tak kusukai di akhir cerita. Aku benar-benar benci kata itu, . . . So, let’s see Does he love who I am. I always keep telling my self to not love someone that much. Aku akan coba mengendalikan perasaanku agar tidak terlalu larut dan terlena pada kisah ini.

Kuharap kelak, kalau memang sudah tidak mencintaiku lagi. Katakan saja! Dengan begitu aku bisa bersiap saat diharuskan untuk membiarkanmu pergi dari kehidupanku.